article / Building / Apartemen Duplex dan Triplex yang Punya Area Outdoor dan Kolam Renang di Atapnya! Bikin Penghuninya Lebih Rileks dan Nyaman
16 Mei 2018 1K Views

Apartemen Duplex dan Triplex yang Punya Area Outdoor dan Kolam Renang di Atapnya! Bikin Penghuninya Lebih Rileks dan Nyaman

Gedung 5 lantai yang berlokai di Guatemala 5760, Buenos Aires, Argentina ini merupakan sebuah apartemen dengan beberapa hunian di dalamnya. Bangunan ini memiliki lahan yang memanjang ke belakang dengan lebar 8.66 meter dan orientasi bangunan menghadap ke timur laut.

Pada lantai dasar hunian apartemen ini, tersedia lahan parkir dan juga lobi menuju ke huniannya di lantai atas. Pada area ini terlihat lift dan juga tangga menjadi akses sirkulasi vertikalnya. Desain lobi ataupun hall apartemen ini terbilang sederhana namun cantik. Dinding yang terbuat dari papan kayu tersusun indah dilengkapi dengan lantai marmer dengan motif abstraknya. Tampak pula tanaman kaktus menjadi penghias pada ruangan ini.

Pada bangunan ini terdapat hunian duplex dan juga triplex. Hunian duplex merupakan dua hunian keluarga yang bersebelahan dan memiliki pintu masuk yang berbeda. Kemudian untuk triplex sendiri, merupakan sebuah hunian yang terbagi dalam tiga lantai pada bangunan apartemen.


Dengan penggunaan material struktur beton, bangunan terasa kokoh dan juga megah. Interior di dalamnya pun dapat disesuaikan dengan lebih mudah. Tentunya setiap hunian tidak memiliki penataan dan tampilan interior yang sama. Bukan hanya karena pemiliknya yang berbeda, susunan dan ukuran huniannya pun berbeda. Pada bagian bangunan yang menghadap ke depan arah jalan merupakan sebuah unit tingkat yang terdiri dari satu atau dua buah kamar tidur. Sedangkan pada bagian belakangnya terdapat hunian apartemen studio dengan fasilitas dapur dan juga satu kamar tidur.


Perubahan tampilan hunian apartemen ini oleh KG Architecture membuat bangunan ini terasa lebih hidup dikarenakan adanya tampilan kayu yang dominan pada apartemennya. Setiap hunian didesain dengan sebuah area terbuka seperti balkon sehingga udara segar dapat masuk dan pemandangan hijau pun dapat dirasakan. Balkon sendiri dapat digunakan untuk area bersantai atau bahkan mengakrabkan diri bersama keluarga.

Dua macam balkon terdapat di dalam hunian yaitu balkon yang lebih kecil pada kamar tidurnya atauyang lebih lebar di hunian yang menghadap ke depan. Balkon sendiri menjadi hal yang memberikan kesan luas pada hunian dan juga terbuka. Namun tetap memberikan privasi kepada penghuni di dalamnya karena dibatasi oleh partisi dalam hunian.


Salah satu ruangan hunian tersusun dengan rapi dan terintegrasi dengan baik di ruang tengahnya. Baik dapur, ruang makan, dan juga ruang keluarga terdapat dalam satu ruang yang terlihat bersih dan sederhana dengan dominasi material kayu dan warna putihnya. Pemilihan furniture memang menjadi hal yang sangat penting agar hunian apartemen tidak terasa sumpek dan tetap lapang dengan ukuran seadanya.

Desain kamar tidur yang salah satu sisinya dilengkapi dengan jendela kaca memberikan suasana asri dan nyaman ke dalam ruangan. Ditambah lagi dengan lantai dan furniture kasur kayu yang menonjolkan kesan alam. Tentunya dengan desain ini, kamar tidur terasa lebih terang dan juga akan memberikan kesegaran di pagi hari.

Salah satu hal unik yang terdapat di bangunan apartemen ini adalah area outdoornya di lantai paling atas bangunan. Pada hunian triplex, area outdoornya merupakan area privat dan bagian dari hunian. Sedangkan pada hunian bagian belakang, kolam renang dan juga tempat bersantai di atap ini bisa dinikmati bersama. Selain itu, area ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengadakan acara barbekyu bersama sambil menikmati bintang di malam hari. Terasa menyenangkan dan juga menyegarkan pikiran setelah seharian lelah bekerja.

sumber: archdaily


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter