article / Building / Back to Nature: Hunian Villa di Lombok dengan Desain Alami dan Terbuka di Setiap Sudutnya
21 Juni 2018 190 Views

Back to Nature: Hunian Villa di Lombok dengan Desain Alami dan Terbuka di Setiap Sudutnya

Rumah tentunya perlu didesain nyaman dan menyatu dengan lingkungannya. Desain rumah yang baik dan asri akan membuat hunian terasa lebih menyenangkan baik untuk keluarga maupun tamu yang berkunjung. Salah satunya adalah hunian villa maleo residence di Praya, Lombok ini. Didesain alami dan natural sesuai dengan lingkungan sekitarnya sehingga terlihat menyatu.

Dengan menggunakan material lokal dan mengambil tampilan yang sesuai dengan budaya setempat, sang arsitek yaitu mitchel squires & associates merancang hunian seluas 900 meter persegi dengan sangat apik dan sustainable. Hunian tiga lantai ini memiliki tampilan fasad yang unik di setiap sisinya. Dari bebatuan alami hingga dinding kaca mengekspos material alam yang digunakan pada huniannya.

Pada lantai dasarnya berupa void dimana terdapat area parkir kendaraan. Uniknya untuk masuk ke dalam rumah ini, penghuni dapat masuk dari setiap tingkatannya. Untuk area lantai satu merupakan area huni dengan berbagai ruang untuk berkumpul bersama keluarga. Dari ruang tamu, ruang makan, dapur, dan juga kamar tidur tamu, dan berbagai area refreshing tersedia di lantai ini.

Pada bagian indoornya, setelah memasuki rumah dari tangga lantai dasar, pengunjung akan langsung melihat area ruang tamu yang bersebelahan dengan ruang makannya. Meja makan panjang dengan kursi yang banyak memungkinkan penghuni untuk mengundang teman dan keluarga besar untuk makan bersama di dalam rumah. Adapun dua macam dapur yaitu dapur yang terekspos di sebelah ruang makan dan dapur untuk memotong daging dan berbagai bahan masakan lainnya.


Sedangkan untuk area outdoornya, penghuni dimanjakan dengan area bersantai di dekat kolam renangnya. Ruang berjemur hingga lounge santai tersedia dalam satu area. Kolam renang didesain dengan tampilan infinity pool dimana tidak terlihat batas-batas dari kolamnya. Adapun dudukan bebatuan yang didesain dalam kolamnya sehingga mereka yang sedang berenang juga dapat berduduk santai menikmati duduk dikelilingi oleh air.

Adapun salah satu area yang terdapat di sebelah kamar tidur tamu berupa hall besar didesain dengan lantai kayu dan kolom batu alami. Adapun tempat duduk gantung di beberapa titik dalam ruang yang dapat digunakan untuk bersantai dan juga aktivitas yoga di dalamnya. Ditambah lagi suasana alami dengan adanya tanaman yang tumbuh mengelilingi ruangannya.


Lalu untuk lantai duanya, terdapat berbagai kamar tidur. Dari kamar tidur dengan ukuran kasur king dengan kamar mandi dalam hingga kamar tidur anak dengan kasur singlenya. Selain itu, terdapat pula kamar tidur utama dengan kamar mandi dalam yang cukup besar. Adapun balkon menjadi pelengkap untuk kamar tidur utama hunian ini.


Selain bangunan hunian utama, terdapat bangunan terpisah lainnya yang berada di area yang lebih tinggi dari hunian utama. Pada area ini terdapat dua buah bangunan kamar tidur lengkap dengan kamar mandi dalam dan area terbuka dengan kolam renang pribadi untuk berjemur dan juga bersantai. Tentunya kedua kamar ini terpisah satu sama lainnya, hanya terhubung dengan halaman hijau yang membentang.

Bentukan bangunan dengan berbagai tingkat dan juga area masuk yang berbeda tentunya sangat mengutamakan privasi dari pemilik hunian. Selain adanya privasi yang terjaga, adanya ruang yang dirancang terbuka dengan dinding kaca. Hal tersebut tentunya membuat orang yang berada di dalamnya tetap merasa kesan terbuka dan juga tidak terisolasi dari lingkungannya.

Dengan konsep solid-void, hunian vila ini benar-benar menciptakan tampilan yang unik pada bangunan. Pembangunan dengan batuan alami serasi dengan dinding luar bangunannya. Pemandangan tempat tidur secara keseluruhan menghadap ke area terbuka kolam renangnya.

Adanya bukaan dikeseluruhan ruangan membuat hunian ini bersirkulasi dengan baik. Cross ventilation pun tentunya terjadi di dalam huniannya sehingga udara segar perbukitan masuk menggantikan udara panas yang keluar dari huniannya. Hunian vila ini didesain dengan memanfaatkan pemandangan 180 derajat dari bukit Jabon dan pantai selong belanak.

sumber: archdaily


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter