article / Building / Rumah Flinstone Nyata! Inilah Hunian yang Terinspirasi dari Rumah Fred dan Wilma di Malibu!!!
12 April 2018 320 Views

Rumah Flinstone Nyata! Inilah Hunian yang Terinspirasi dari Rumah Fred dan Wilma di Malibu!!!

Seorang pembawa acara terkenal yaitu Dirk Clark memiliki sebuah rumah unik di Malibu yang dijual seharga $3.5 juta. Bukan sekedar rumah biasa, rumah satu lantai ini didesain dengan interior ala bebatuan yang tampak seperti rumah dari karakter kartun klasik 60an yaitu The Flinstone.

Rumah dengan satu kamar tidur dan dua kamar mandi ini didesain unik tidak hanya pada bagian luarnya saja namun juga dalamnya. Rumah dengan luasan lahan area sekitar 89 ribu meter persegi ini berada di Malibu. Rumah yang didesain oleh arsitek Philip Jon Brown tahun 2012 ini awalnya tidak mendapat persetujuan mendirikan bangunan karena pihak konservasi merasa area pegunungan tersebut tidak pas untuk didirikan sebuah rumah. Namun karena konsep yang diberikan oleh sang arsitek yaitu rumah dengan bentuk bebatuan, mereka pun boleh mendirikan rumah di area tersebut.

Rumah ini dapat dicapai melalui jalanan setapak yang panjang serta dihiasi berbagai macam tanaman di sekitar halamannya. Pemilihan tanaman yang tumbuh pada area rumah ini bisa dibilang sesuai dengan bentuk hunian. Eksterior rumah ini menggunakan material heavy stucco dengan campuran batu di dalamnya. Mereka menggosok material tersebut saat menjadi bagian pada bangunan agar membentuk tampilan seperti granit.

Pada bagian dalam rumahnya sama seperti rumah pada umumnya. Terdapat berbagai ruangan seperti ruang tamu, ruang makan, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi namun dalam tampilan yang tidak biasa dan bisa dibilang menarik.


Ruang tamu yang juga difungsikan sebagai ruang keluarga dilengkapi dengan televisi dan juga penghangat ruangan. Bentuk dari dindingnya tampak seperti pahatan bebatuan. jendela kaca lebar dipasang unik diantara dinding bebatuan ini menunjukkan pemandangan alam yang cantik. Bentuk furniture seperti meja dan juga sofanya dipilih dengan tampilan yang sesuai dengan tema rumah flinstonenya. Dari warna krem hingga bentuk melengkungnya yang serupa dengan gambaran dari bebatuan. Unik dan juga inspiratif.

Beralih ke ruang makannya, ruangan dengan empat buah kursi ini juga didesain terbuka dengan adanya jendela ke arah luar. Alas meja yang terbuat dari bebaruan tersebut tampak mewah dengan kursi yang didesain tampak jadul dengan dikaitkan dengan kain ala jaman batu dahulu kala.


Area dapurnya terlihat indah dengan tampilan warna putih dan krem. Berbagai peralayan lengkap dan alas meja dapur yang halus dan berkilau memperindah ruangan. Jendela oval yang memiliki sisi tidak beraturan memperkuat konsep hunian. Pintu-pintu raknya juga dibuat tidak beraturan sehingga makin menarik perhatian di area dapur ini.


Kamar tidurnya dengan kasur ukuran king ini terasa sangat nyaman. Tidak hanya karena warna kalemnya dikeseluruhan ruang namun juga perletakkan lampu di dalam dindingnya. Ruangan terasa lebih tenang dan juga nyaman untuk tidur. Lantai dari ruangan dalam rumah ini pun tampak seperti lantai pasir yang menyesuaikan rumah bebatuan ini.

Dikarenakan ruangan dalam rumah ini tidak dibatasi dengan pintu pada perpindahan ruangnya, tata letak menjadi bagian yang harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan ada ruang yang tetap membutuhkan privasi bagi penggunanya seperti tempat tidur dan juga kamar mandinya.

Untuk kamar mandinya dilengkapi dengan area bathtub dan juga wastafel dan meja rias. Area bathtubnya ini didesain tampak elegan dengan warna putih dikeseluruhannya dan pemandangan ke luar hunian. Sedangkan untuk toiletnya berada pada bagian yang tersembunyi di balik dinding dekat wastafelnya.

Rumah unik ini menjadi sebuah gambaran bahwa rumah dari karakter kartun ternyata bisa diwujudkan. Bagaimana ya rasanya menjadi Fred dan Wilma yang tinggal di rumah bebatuan seperti ini? Menurut kamu rumah dari kartun mana lagi yang bisa dijadikan nyata?

sumber: architectureartdesigns


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter