article / Building / Rumah di India yang Ramah Lingkungan ini Dikelilingi Pohon Mangga, Bikin Rumah Sejuk dan Nyaman Dihuni!
13 Februari 2018 779 Views

Rumah di India yang Ramah Lingkungan ini Dikelilingi Pohon Mangga, Bikin Rumah Sejuk dan Nyaman Dihuni!

Rumah dengan halaman yang luas ini merupakan hunian yang berlokasi di Alibag, India. Dengan luasan kurang lebih 558 meter persegi, Studio PKA asal India ini mendesain lanskap ruang terbuka yang luas dan juga ramah lingkungan. Desain yang berkoneksi langsung dengan lingkungan alamnya menjadi hal yang menarik pada rumah ini.

The Mango House, sebutan dari rumah ini tidak hanya memiliki kesan ramah lingkungan pada lanskap saja namun juga pada bangunannya sendiri. Material batu bata ekspos yang digunakan menjadi ciri khas rumah dan tampilan antik yang menyatu dengan hijaunya tanaman yang tumbuh di sekeliling lahan rumah. Tampilan alami menghubungkan bagian luar dengan dalam rumah sehingga terasa lebih nyaman dan juga simple.

Nama Mango sendiri diambil karena area rumah ini didominasi dengan pohon mangga yang tumbuh di tiap sudutnya. Rumah ini merupakan rumah kedua bagi sebuah keluarga yang menetap di Mumbai. Rumah ini sendiri bisa dikatakan sebagai villa keluarga yang letaknya jauh dari keramaian kota dan bisa dijangkau melalui kapal feri di pelabuhan terdekat.


Adanya pohon mangga tidak hanya menjadi sebuah nama, akan tetapi menjadi acuan dalam membuat layout rumah. Didesain diantara pepohonan, rumah ini akan terasa lebih sejuk dengan banyaknya pohon rindang yang menjadi shading untuk panas dan cahaya dari matahari.

Rumah didesain agar dapat melihat keseluruhan lanskap dari berbagai sisi dengan adanya pintu masuk di keempat sisi bangunan. Penghuni pun dapat melihat halaman dan taman rumah melalui bukaan jendela kaca di dindingnya. Suasana terbuka membuat rumah lebih nyaman dan dekat dengan alam. Rumah membuat sirkulasi yang bebas dan menghubungkan setiap ruang dengan outdoornya dengan proposi desain yang sesuai.


Berbagai tampilan material ekspos seperti batu bata ekspos dan beton ekspos dilakukan untuk memberikan nuansa 'earthy' atau membumi. Hal tersebut juga menyesuaikan dengan berbagai elemen alam yang terlihat di segala sisi rumah seperti kayu, bebatuan, dan teracota.

Rumah dua lantai ini memiliki dua macam zona yaitu publik dan privat. Pada lantai dasarnya digunakan untuk berkumpul dan melakukan interaksi antar keluarga. Berbagai bahasan pun dapat terjadi bersama keluarga di sudut-sudut ruang yang nyaman, baik indoor maupun outdoor.


Lantai dasar ini memiliki ruang seperti, ruang tamu, ruang makan, dapur, lounge, kamar tidur yang disertai kamar mandi dalam, dan juga area deck dimana penghuni dapat bersantai sambil menikmati panorama kolam dan taman.

Sedangkan untuk lantai duanya difungsikan sebagai area privat yang terdapat ruang keluarga, kamar tidur utama dengan walk-in closet yang terhubung dengan kamar mandi, kamar tidur anak, dan juga balkon yang menghadap ke luar rumah. Udara dari lantai bawah pun juga dapat bersirkulasi dengan baik ke bagian atas dengan adanya void yang terdapat di area tangga melingkar dan juga ruang makan.

Batu bata ekspos pada rumah ini tentu memberikan tampilan rumah tradisional. Selain itu nuansa hangat pun menjadi bagian dari rumah ini. Keseluruhan rumah tersamarkan menjadi satu kesatuan alam yang kompak. Baik sirkulasi udara, cahaya, hingga penghuni di dalamnya didesain lepas sehingga membuat rumah terasa nyaman dan asri.

sumber: mango house | photo by Amit Pasricha


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter