article / Home Decor / 8 House: Renovasi Rumah yang Mengekspos Material di Dalamnya
26 April 2019 2K Views

8 House: Renovasi Rumah yang Mengekspos Material di Dalamnya

Rumah berupa apartemen ini merupakan rumah untuk arsitek sendiri yaitu Tenhachi Architect di Kanagawa yang sudah direnovasi dari bentuk aslinya. Dengan luasan dalam bangunan 67 meter persegi, arsitek mengekspos material beton dan balok struktur pada langit-langit rumah ini. Hal ini dilakukan untuk memberi ke kontrasan dengan dinding ruangan yang putih. Keseluruhan ruang hanya terpisahkan oleh dua kotak terbuka di dalamnya. Selebihnya keseluruhan ruang dalam rumah ini saling terhubung tanpa partisi.

Rumah yang awalnya terbalut warna putih di keseluruhan ruangnya dan memiliki kamar tidur terpisah dirombak jauh sehingga tidak sama lagi dengan bentuk awalnya. Namun struktur utama ruangan tetaplah sama.

Letak dan angle foto yang masih sama dengan foto ruang sebelumnya tampak sangat jauh berbeda. Jika tadinya ruang tersebut difungsikan sebagai area dapur dan ruang makan, untuk ruang yang baru area tersebut digunakan sebagai tempat tidur dengan kotak terbuka warna putih.

Pada bagian bawah kotak putih terdapat tempat tidur dengan suasana yang hangat dan nyaman. Selain itu juga memberikan kesan ruang yang intim karena ketinggian ruang diturunkan 50mm dari ruang keluarga. Pola lantai yang juga berubah dari ruang tengahnya.

Pada bagian atas kamar tidur terdapat ruang bermain untuk anak. Terhubung dengan tangga di dekat kamar tidur. Ketinggian ini bisa dicapai juga dikarenakan plafonnya yang dibiarkan terekspos struktur bangunann sehingga dapat difungsikan dengan baik.


Pada ruang lamanya, area ini merupakan area ruang tamu dengan dinding pembatas menuju kamar tidur. Dilengkapi dengan pintu geser yang sangat khas dari negeri sakura ini.

Sedangkan pada ruang yang sudah diperbarui, ruangan tadi disulap menjadi ruang utama dengan dapur, ruang makan, ruang kerja dan ruang berkumpul santai. Dinding pembatas ruangan diruntuhkan dan dibuat terbuka. Dilengkapi dengan meja sepanjang 4,5 meter yang terbuat dari kayu cedar. Meja utama ini memiliki berbagai fungsi yang tergabung menjadi satu. Kegiatan keluarga dapat dilakukan di area ini dan dapat digunakan sebagai meja panjang untuk 20 orang. Tidak luput juga keunikan pada rak gantung untuk meletakkan peralatan dapurnya.


Material kayu pada lantai diatur dengan pola tertentu yang tersambung dengan pola di dindingnya. Kotak kedua sebagai pembatas ruangan terbuat dari kayu yang di dalamnya terdapat kamar mandi dengan bukaan yang lebar ke ruangan utama.

Pembatas dengan bentukan frame ini hanya dibatasi dengan kain tirai berwarna putih untuk memberikan ruang privasi. Bak mandi berwarna putih disesuaikan dengan keseluruhan ruangan. Dinding area kamar mandi dibuat menarik dengan motif menyerupai sarang lebah dengan ubin segienamnya.

Furniture meja wastafel dan rak terbuka menggunakan material kayu memberikan kesan eksentrik pada kamar mandi. Kamar mandi jadi tidak terlihat monoton warna putih dengan furniture tersebut. Area shower juga dibatas dengan tirai geser yang terpasang pada pipa di atasnya.


Struktur dan material beton yang terekspos tidak hanya terdapat pada ruang utama saja namun sudah disajikan dari pintu masuk ke dalam rumah. Pada pintu masuk juga terdapat gantungan untuk menggantungkan sepeda di dinding kayunya.

Satu-satunya ruangan yang memiliki pembatas hanyalah ruang toilet dengan dinding dan pintu kayu. Toilet ini diletakkan di area depan rumah yang dilanjuti dengan kloset terbuka dan tertutup yang tepat berada bersebrangan dengan area kamar mandi.

Gambar di atas merupakan denah awal rumah. Terdiri dari berbagai dinding pembatas yang membuat keseluruhan ruangan tersekat-sekat.

Sedangkan pada denah barunya, ruangan tidak terlalu banyak dibatasi dengan dinding. Ruangan utama dijadikan lebih besar dengan fungsi yang bermacam pula. Rumah jadi terasa lebih lapang dan juga luas. Jika di rumah sebelumnya terdapat dua kamar, pada rumah yang satu ini hanya terdapat satu kamar utama saja.

Pemilihan material pada rumah ini juga termasuk mengesankan. Material alam berupa kayu yang dipadukan dengan material ekspos strukturnya sangat eye-catching. Ketinggian ruangan jadi lebih termaksimalkan dengan menghilangkan bagian plafon pada rumah ini.

sumber foto: 8 house/ tenhachi


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter