article / Building / 10 Tempat Bersejarah yang Masih Eksis Didatangi Wisatawan di Indonesia
14 Agustus 2017 596 Views

10 Tempat Bersejarah yang Masih Eksis Didatangi Wisatawan di Indonesia

Menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, tentunya kamu perlu mengenal beberapa bangunan bersejarah Indonesia yang berada di berbagai daerah. Selain menjadi sebuah ikon daerah, bangunan ini juga menjadi tempat wisata yang penuh dengan cerita bersejarahnya. Simak kesepuluh bangunan bersejarah di bawah ini!

1. Jam Gadang

jam gadang

Siapa yang tak tahu bangunan satu ini? Menjadi bangunan yang ikonik di daerah Sumatera Barat khususnya di Bukittinggi, bangunan ini juga telah melegenda. Sebuah menara jam ini menjadi objek wisata yang terkenal. Selesai dibangun pada tahun 1926 jam gadang atau berarti jam besar ini memiliki tinggi sekitar 26 meter. Jam gadang ini juga merupakan sebuah hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekertaris kota Bukittinggi pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

2. Istana Maimun

istana maimun

Masih di daerah kepulauan Sumatera, Istana Maimun merupakan salah satu bangunan ikonik di Sumatera Utara tepatnya di Medan. Didirikan oleh Sultan Deli yaitu Sultan Mahmud Al Rasyid bangunan ini tampak elok, dirancang oleh seorang arsitek berkebangsaan Italia. Dengan memadukan warisan kebudayaan Melayu, bersamaan gaya Islam, Spanyol, Indiam dan Italia, bangunan ini terasa unik dan atraktif.

3. Masjid Istiqlal

masjid istiqlal

Nah untuk bangunan satu ini selain bersejarah juga cukup terkenal karena menjadi masjid terbesar di Asia Tenggara. Letaknya berada di jantung ibukota yaitu Jakarta. Sebagai masjid nasional negara Republik Indonesia, tentunya pembangunannya diprakarsai oleh Presiden pada masa itu yaitu Ir. Soekarno. Pembangunan dimulai pada tanggal 24 Agustus 1951 dan didesain oleh arsitek ternama yaitu Frederich Silaban yang merupakan seseorang yang beragama Kristen Protestan. Masjid dengan gaya arsitektur modern sangat cantik dengan lapisan lantai marmer dan ornamen geometrik dari baja antikarat.

4. Gedung Sate

gedung sate

Untuk warga Bandung tentunya mengenal bangunan satu ini. Bangunan ini memiliki keunikan dan dikenal karena adanya ornamen khusus di puncak menaranya yang berbentuk tusuk sate. Bangunan yang terbilang cukup tua ini masih aktif digunakan sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat. Arsitektur gedung ini merupakan hasil karya Ir. K. Gerber dan kelompok desainnya dan tentunya masukan dari arsitek Belanda Dr. Hendrik Petrus Berlage sehingga gedung ini memiliki nuansa arsitektur tradisional nusantara pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

5. Lawang Sewu

lawang sewu

Untuk bangunan yang satu ini tidak hanya dikenal sebagai ikon kota Semarang saja, yaitu juga dikenal karena kemistisannya. Lawang sewu, seperti namanya yaitu Seribu Pintu, memiliki banyak pintu di dalamnya. Pembangunannya cukup memakan banyak waktu yaitu 3 tahun dari 1904 hingga 1907. Gedung ini terdahulu digunakan sebagai kantor pemerintahan di kota Belanda.

6. Benteng Vredeburg

benteng vredeburg

Tempat megah satu ini berada di kota budaya dan pelajar yaitu kota Yogyakarta. Berada di pusat kota yaitu sekitar titik nol, bangunan ini dijadikan sebuah museum. Benteng megah yang memiliki empat sudut menara pantau ini pada awalnya digunakan sebagai pusat pertahanan dan pemerintahan residen Belanda.

7. Taman sari

pemandian taman sari

Taman sari sendiri merupakan bagian dari Keraton Yogyakarta. Taman ini sendiri terdiri dari berbagai bangunan di dalamnya seperti kolam pemandian, jembatang gantung, danau buatan, dan juga lorong bawah tanah. Tempat yang cukup terkenal apalagi dengan tempat pemandiannya yang dulu merupakan pemandian para putri raja.

8. Gereja Kathedral

gereja kathedral

Bangunan ibadah yang satu ini memiliki desain yang menarik perhatian. Dengan desain ala gothic, bangunan ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya. Bangunan yang resmi digunakan tahun 1901 ini berdiri kokoh dan elegan di padat kota Jakarta. Letaknya pun tidak jauh dari Masjid Istiqlal. Lonceng kuno yang berada di kedua menara tersebut dibuat tahun 1800 hingga 1900an.

9. Fort Rotterdam

Fort rotterdam

Dari ibukota Sulawesi Selatan yaitu Makassar terdapat sebuah benteng ujung pandang yang sudah tua. Benteng peninggalan kerajaan Gowa-Tallo ini dibangun pada tahun 1545. Pada masa Belanda menduduki tempat ini maka berubahlah nama benteng ujung pandang menjadi Fort Rotterdam. Benteng ini pun dijadikan sebagai pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia bagian timur.

10. Jembatan Mahakam

jembatan mahakam

Meski hal satu ini bukanlah sebuah bangunan atau gedung namun jembatan ini sudah menjadi ikon untuk kota Samarinda, Kalimantan Timur. Jembatan Mahakam yang membentang sepanjang sungai Mahakam ini memiliki panjang 710 meter. Selain menjadi sarana transportasi, jembatan ini juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung saat menjelang senja. Lampu-lampu yang menghiasi tiang dan kabel menyajikan pemandangan yang elok.

Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter