article / Building / 5 Bangunan di Jepang Tahan Gempa dengan Sistem Struktur Konstruksi yang Berbeda
17 Mei 2018 733 Views

5 Bangunan di Jepang Tahan Gempa dengan Sistem Struktur Konstruksi yang Berbeda

Negara Jepang tentunya menjadi salah satu negara panutan dengan berbagai macam teknologi dan keunikannya. Bangunan yang ramah lingkungan dan juga tahan gempa menjadikan tempat ini tempat belajar bagi mereka yang ingin merancang bangunan kokoh seperti di Jepang.

Negara yang sering dilanda bencana gempa ini tentunya mendesain bangunan mereka tahan terhadap goncangan dari yang kecil hingga besar sekalipun. Arsitek dan para ahli pun tentunya juga sudah menemukan berbagai macam cara sehingga bangunan mereka memiliki struktur yang stabil dan tahan terhadap gempa bumi. Setiap jenis bangunan memiliki struktur yang berbeda agar dapat menahan goncangan. Berikut beberapa bangunan di Jepang dengan beberapa struktur tahan gempa yang diterapkan.

Roponggi Hills Mori Tower

roponggi hills via whatsnextcw

Bangunan 54 lantai yang berlokasi di Roponggi, Minato, Tokyo ini termasuk dalam salah satu bangunan tertinggi di Tokyo dengan ketinggian 238 meter. Bangunan yang digunakan sebagai kantor, restoran, dan juga retail ini terbilang bangunan tahan gempa.

sisi lain bangunan via japanhoppers

Struktur yang digunakan pada bangunan ini serupa dengan yang diterapkan pada bangunan Taipei 101. Selain perkuatan pipa baja, teknologi peredam guncangan yaitu oil damper juga digunakan. Bangunan dilengkapi dengan 192 peredam getaran yang berisi cairan peredam. Peredam semi aktif tersebut berisi minyak kental, ketika bangunan mulai bergetar, peredam akan menyeimbangkan bangunan. Minyak dalam peredam tergelincir ke arah yang berlawanan dari arah getaran gempa atau angin sehingga melawan dan meminimalkan goyangan pada bangunan.

Tokyo Skytree

tokyo skytree via telegraph


Tower pemancar sinyal televisi dan radio ini juga difungsikan sebagai tower observasi. Berlokasi di Sumida, Tokyo, bangunan ini memiliki ketinggian 634 meter. Tower ini pun menjadi bangunan dengan struktur tertinggi setelah Burj Khalifa.

Bangunan ini memiliki dasar denah berbentuk segitiga yang berubah menjadi lingkaran ke atasnya. Denah bentuk segitiga memang dianggap kokoh dan dapat menjaga kestabilan bangunan dan lingkaran yang berada pada bagian atasnya dapat mengantisipasi hembusan angin pada ketinggian dari berbagai arah.

struktur bangunan via jpproperty

Sama dengan bangunan Mori Tower, Tokyo Skytree ini juga menggunakan oil damper yang berlokasi di ketinggian 125 meter dari bawah kolom pusatnya. Kolom pusat atau tengah ini berfungsi sebagai penyeimbang sehingga rangka luar bangunannya dapat ikut bergerak ketika gempa terjadi. Sedangkan sistem peredam getar akan menjaga gravitasi tower agar selalu seimbang pada bagian atasnya dengan bagian bawah. Selain adanya kolom ini, pondasi bangunan ini juga didesain tahan gempa dengan empat tiang pancang dan beton bertulang dikedalaman 50 meter dibawah tanah sehingga memiliki dasar yang kuat.

Fa-bo


bangunan fa-bo via spoon-tamago

Bangunan unik ini merupakan sebuah kantor dan laboratorium Komatsu Seiren, firma tekstil Jepang yang berlokasi di Perfektur Ishikawa. Bangunan tiga lantai ini dilingkupi dengan lapisan luar 1031 batang karbon fiber yang terpasang dari atap ke tanahnya di berbagai arahnya. Batang yang kuat dan fleksibel ini dapat melindungi bangunan dari goncangan gempa bumi. Di dalam lapisan batang tersebut terdapat layar lain yang terdiri dari 2778 batang yang menambahkan kestabilan pada bangunannya.

fa-bo perusahaan tekstil archilovers

Ketika gempa bumi terjadi, bangunan akan bergoyang dari sisi ke sisi. Batangnya tentu akan merenggang lalu menarik kembali bangunan ke asalnya untuk mencegah bangunan bergoncang. Sebelum memasang batangan tersebut, Kengo Kuma and Associates sebagai perancang bangunan menambahkan kekuatan dinding bangunan dengan jangkar di strukturnya sehingga mencegah bangunan dapat menahan tegangan tarik dan mencegah tanah naik.

Ark Hills Sengokuyama Mori Tower


tampak luar bangunan via realestate-tokyo

Bangunan multi fungsi yang berada di Tokyo ini juga menggunakan teknologi peredam oil damper yang banyak ditemui di bangunan pencakar langit di Jepang. Namun selain menggunakan peredam getar, bangunan ini juga diperkuat dengan pelat baja yang dipasang setiap lantainya. Pelat ini terpasang pada dongga dinding atas sedangkan pada bagian bawah dinding terpasang peredam getar.

kerangka struktur bangunan via realestate-tokyo

Selain itu juga terdapat struktur kolom berbentuk V yang terpasang pada lantai bangunannya sehingga beban bangunan yang masuk tersalurkan ke segala arah, tidak langsung ke bagian bawah bangunan. Hal ini dikarenakan kolom V memiliki fungsi dengan rangka segitiga yang membagi beban ke segala arah.

Television House

rumah privat via simbiosisgroup

Rumah privat di Perfektur Osaka ini didesain tahan terhadap bencana gempa bumi. Bangunannya terintegrasi dengan sistem isolasi seismic dan penyalur beban di bagian bawah bangunan yang membuat hunian tetap stabil saat gempa terjadi. Rumah ini berdiri di atas podium yang terdapat rongga kosong di bagian tengahnya. Area tersebut kemudian menjadi area masuk ke dalam rumah. Dengan membuat rongga antara rumah dengan tanahnya dan terhubung dengan isolator seismic, rumah akan terpisah dari getaran yang terjadi pada tanah di bawahnya.

bagian bawah hunian pinterest

Dari adanya contoh bangunan tersebut, dapat disimpulkan beberapa sistem yang digunakan untuk merancang bangunan tahan gempa di Jepang cukup beragam. Seperti halnya penggunaan oil damper sebagai peredam getaran, batang karbon fiber fleksibel agar dapat menstabilkan bangunan ketika bergetar, isolasi seismic untuk memisahkan getaran tanah dari gempa bumi ke bangunannya, dan juga struktur kolom segitiga serta pondasi tiang pancang. Dinding bangunan dibuat fleksibel dapat bergoyang sehingga tidak kaku dan tidak hancur ketika menerima getaran dari gempa bumi.

sumber: whatsnextcw | jisf | wired | realestate-tokyo


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter