article / Building / Annandale House: Rumah yang Memiliki Lebar 5 Meter dan Memanjang ke Belakang Dengan Bentukan Unik
04 Juni 2017 973 Views

Annandale House: Rumah yang Memiliki Lebar 5 Meter dan Memanjang ke Belakang Dengan Bentukan Unik

Rumah Annandale merupakan sebuah rumah hunian keluarga yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Lahan yang memanjang ke belakang dengan lebar lima meter dan kontur tanah yang naik turun. Lahan ini diapit dengan bangunan hunian di arah tenggaranya dan pabrik piano di sebelah utaranya. Sedangkan pada arah barat dan timur menghadirkan pemandangan taman dan hijau-hijauan.

Didesain oleh Co-Ap, rumah yang berada di Sydney ini memiliki beragam keunikan. Pada kontur lahan yang tinggi, bangunan ini hanya terdiri dari satu tingkat saja, sedangkan pada lahan yang lebih rendah terdapat dua tingkat lantai bangunan.

Tentunya terdapat beberapa area terbuka di dalam bangunan yang pada batas lahannya ditunjukkan oleh dinding heritage dari pabrik piano. Dinding tersebut pun dimanfaatkan sebagai backdrop untuk area ini.

Pada massa bangunan dua tingkat, ruangan yang berada di tingkat basement dibuat dengan layout terbuka. Tiga buah kamar tidur di rumah ini terletak pada lantai atas di massa bangunan dua tingkatnya.

Kamar tidur utama disusun menjauhi area selatan bangunan untuk meminimalkan bayangan yang disebabkan oleh bangunan pabrik ke dalam ruangan. Selain itu dengan konsep seperti itu akan menambah tingkat keprivasian pemilik di kamar tidur utama.

 

Untuk memasukkan pencahayaan alami ke dalam lantai yang bawah, sang arsitek memisah bangunan eksisting dan menambahkannya dengan void di tangga. Dilengkapi dengan atap kaca yang dapat dibuka. Hal tersebut merupakan salah satu fitur pada rumah untuk menanggapi permasalahan cuaca di musim dingin dan musim panas.

Void ini pun merupakan salah satu penghubung antar ruangan. Daripada memisah-misah ruangan, void bertindak sebagai bagian spasial yang menghubungkan area publik dan privat dengan cara yang tak terduga di lahan memanjang ini.

 

Lahan yang terbayang dengan bangunan sekitarnya ini memberikan kesempatan untuk mengeksplor penggunaan kaca dalam rumah secara beragam. Pada rumah ini jendela menggunakan panel solid seangkan dindingnya menggunakan material kaca sehingga memberikan koneksi secara visual ke halamannya. Skylight pada void di rumah mampu menangkap pencahayaan siang hari sepanjang tahunnya. 

Hallway yang berada dekat dengan halaman dihiasi dengan dinding kaca yang bertindak untuk menangkap hangat panas matahari pada musim dingin dan menyalurkannya ke seluruh rumah.

Pemilihan material dan penyelesaian rumah ini sangat berpengaruh dengan adanya dinding bata dari pabrik piano yang sangat kental. Arsitek memilih material lokal yaitu batu bata sandstock untuk membangun dinding tambahan yang dikombinasikan dengan batu bata dan beton yang tersisa dari reruntuhan perluasan bangunan eksisting untuk memberikan karakteristik area lokal. Beberapa bagian juga dibiarkan tanpa cat, namun lapisan atap metal di galvanis.  Material baja di warnai dengan warna merah darah  yang merepresentasikan warna heritage sekitar bangunan.

Mengembangkan hubungan yang kuat dengan dinding heritage pabrik piano menjadi konsep utama dalam proyek ini. Rumah ini merespon penggunaan material yang digunakan oleh dinding pembatas dan dengan tanggap mengintegrasikannya ke dalam site rumah. Seperti penggunaan teras pada rumah dengan material-material daur ulang. Teras rumah yang merupakan fitur original pada rumah tetap digunakan untuk mempertahankan karakter streetscape pada rumah.

Atap hijau juga diterapakan pada rumah. Tidak hanya keasrian atap hijau, area ini juga dilengkapi dengan tangki penyimpanan air untuk menyimpan air hujan untuk menyiram taman, toilet, dan laundry.

sumber: Annandale House | Rumah Memanjang 

Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter