article / Exterior / 10 Bangunan Rumah Huni Dengan Bentuk dan Fasad Unik
17 Mei 2018 10K Views

10 Bangunan Rumah Huni Dengan Bentuk dan Fasad Unik

Semua orang tentunya bercita-cita memiliki rumah sendiri. Baik yang sederhana ataupun mewah semua orang berhak menentukan desain rumah impiannya. Akan tetapi memiliki rumah yang beda dari desain rumah pada umumnya akan membuat kamu lebih bangga dan juga merasa spesial. Keunikan sebuah rumah bisa didesain dari bermacam hal seperti bentuk eksterior, pelingkup fasad, interior, dan elemen desain lainnya. Berikut merupakan 10 rumah yang memiliki bentuk serta pelingkup fasad unik ataupun tidak biasa yang bisa kamu jadikan inspirasi untuk rumahmu.

1. Casey Key Guest House

Sweet Sparkman Architecture mendesain guest house di Casey Key di sepanjang Sarasota Bay, Florida. Bentukan dari rumah huni ini memiliki struktur yang terinspirasi dari karakteristik oaks, yang akan terbentuk melengkung dikarenakan hembusan angin pantai dari Barat. Bentukan rumah pun juga seperti rumah pohon.

Pada dasar bangunan di konstruksi dengan beton. Sedangkan pada bagian atasnya, atap terbuat dari papan oak yang dilingkupi oleh vegetasi dan ranting pepohonan yang terdapat di area tersebut. Bagian dalam rumah termasuk dengan satu kamar tidur, kamar mandi, ruang tengah dengan dapur dan teras yang menghadap ke area landscape di luar. Untuk interiornya, arsitek memilih menggunakan material kayu yang dikombinasikan dengan pintu dan jendela geser yang besar.

source | Sweet Sparkman Architects

2. Elysium Lot 176

Elysium adalah sebuah proyek yang melibatkan 189 kapling untuk rumah butik. Richard Kirk Architect menjadi salah satu partisipan tahun 2005. Dibangun di Noosa, Sunshine Coast, Queensland, Australia. Bangunan ini pun selesai tahun 2008. Elysium Lot 176 merupakan series yang pertama. 

Pemandangan yang diberikan oleh rumah ini adalah lapangan golf dan landscapenya. Bangunan terdiri dari dua lantai yang diletakkan di tengah site. Transisi ruangan dari luar ke dalam sangat halus karena material natural yang digunakan pada bangunan.

source | Richard Kirk Architect


3. Potxonea House

Di Spanyol, tepatnya Ursubil, Irazu Street 4 terdapat sebuah bangunan bernama Potxonea yang merupakan bangunan bersejarah namun juga membutuhkan rehabilitasi. 

Fasad dari bangunan ini sama seperti interiornya yaitu gabungan dari modern dan tradisional. Dengan menggunakan kayu bercat hitam pada pelingkung bangunan dan kombinasi material lainnya. Kombinasi ini memberikan keseimbangan antara masa lampau dan masa sekarang, khususnya karena bangunan ini berlokasi pada area yang bersejarah.

http://www.homedit.com | OS3 Arkitektura

4. Fi House

Rumah dengan tampak depan yang kaku dengan beton berwarna abu-abu ini berlokasi di Cholul, Yucatan, Mexico. Dengan luas sebesar 380 meter persegi, Punto Arquitectónico, Alejandra Molina Gual, Mauricio Rosales Aznar dan Israel Ramírez Segura berkolaborasi dengan arsitek Manuel Ferrer López berhasil mendesain rumah yang memanfaatkan pencahayaan alami, angin dan udara segar, serta memaksimalkan pemandangan ke luar bangunan.

 

Halaman belakang rumah hanya dihiasi dengan rerumputan hijau yang memberikan warna untuk keseluruhan area. Memang rumah ini masih terasa flat karena perwarnaannya. Dilengkapi dengan jendela yang besar dengan berbagai angle. Bentuknya pun dari belakang tampak seperti dua rumah yang menyatu.

Fi House | Punto Arquitectonico


5. Casa Loma i5

Berlokasi di pantai Lomas del Mar, Cerro Azul, Peru, Rumah dengan nama Casa Playa Las Lomas I-05 didesain oleh Vértice Arquitectos. Rumah ini memiliki pemandangan 180 derajat ke arah Samudera Pasifik di Selatan. Sedangkan panorama pantai pada timur dan utaranya. 

Material yang digunakan pada proyek ini adalah beton ekspos, dinding yang dicat putih, dan batu granit. Pemisahan volum bangunan dengan keadaan alam pun dilakukan. Bentukan rumah yang destruktif ini dengan tampilan fasad yang berbeda-beda.

Casa Loma i5 | Vertice Arquitectos

6. Green Facade

Untuk bangunan rumah yang satu ini memang menunjukkan keunikannya melalui fasad serba hijaunya. Dibuat dengan material beton yang di lingkupi oleh astroturf hijau yang lembut dan empuk, rumah di Frohnleiten, Austria ini memberikan bentuk yang unik. Weichlbauer Ortis, sang arsitek ingin menciptakan sesuatu yang dapat terintegrasi dengan lingkungannya. Rumah ini pun jadi tampak seperti pohon yang berbentuk tidak biasa.

Keunikannya tidak terhenti pada fasad hijaunya saja tapi juga elemen tangga yang terkesan menggantung dan terbalik di seluruh bangunan. Seluruh elemennya tampak tidak berada di tempatnya. Baik tangga, jendela ataupun pintu memiliki susunan yang absurd atau tidak masuk akal yang tentunya makin memperunik bangunan.

Green Facade | Weichlbauer Ortis


7. Dupli Casa

Bentuk geometris bangunan rumah huni mewah ini berdasarkan pada bentuk dasar rumah sebelumnya yang berada di lokasi. Proyek yang terbangun dari 2005-2008 ini berlokasi di Ludwigsburg, Jerman. Sudah banyak modifikasi yang dilakukan pada bangunan seperti menambahkan luasan dan perubahan bentuk. Rumah ini berkonsep pada orientasi kekeluargaan.

 

Kulit bangunan dari Dupli Casa menunjukkan kecanggihan dan menghubungkan ruang dalam dan luar serta menyajian view yang spektakular dari sisi lembah Neckar.

Dupli Casa J Mayer H

8. House Forever

A house forever yang merupakan karya besutan Longi Architects berada di La Planicie, Lima, Peru. Rumah untuk pasangan muda yang ingin tinggal selamanya bersama dijadikan kesempatan untuk sang arsitek untuk menjelajahi arsitektur kontemporer. Konsep untuk rumah ini adalah "container of life".

Terbentuk dengan kantilever, bangunan yang menggantung ini menampakkan bentuk yang khas dan bertentangan dengan rumah di sekitarnya. Material yang digunakan pun dikombinasikan dengan baik dari dinding beton, kayu, dan juga batu hitam sebagai struktur penompang kantilever pada bangunan.

A House Forever

9. Tresarca House

Didesain mewah dan glamor, rumah di Vegas ini didesain modern dengan pencahayaan yang cantik ketika malam tiba. Karya Assemblage Studio ini tampak gemerlap seperti bangunan hotel memiliki keunikan di luar dan dalam bangunannya.

Rumah dengan pelingkup kaca ini memiliki lapisan terluar yang dibentuk atraktif dari panel-panel segitiga. Tiap tingkat rumah memiliki ukuran, material dan orientasi yang berbeda dari bawah hingga atas. Sama seperti lapisan tanah yang memiliki layer-layer. Hal tersebutlah yang menjadi inspirasi desainer untuk membuat rumah yang unik ini.

 

Tresarca House | Assemblage Studio

10. Travertine Dream House

Pemilik rumah menginginkan desain yang simple. Memaksimalkan area yang dipakai untuk memberikan suasana hijau. Terinspirasi dengan ruang urban saat travelling ke Italia yang kemudian diekspresikan dalam bentuk desain rumah hunian.

Bangunan dengan dua massa parallel yang terkoneksi dengan jembatan kacanya. Pemisah antara dua blok massa membuat pencahayaan alami di siang hari dapat masuk ke area basement. Dinding overhang didesain untuk membatasi panas yang masuk karena matahari di siang hari.

Dua blok massa yang tampak berbeda karena pelingkup material yang berbeda pula membuat rumah jadi lebih beragam. Pada massa dengan material batu putih, bangunan lebih terkesan tertutup dan sebaliknya pada massa yang berwarna hitam, banyaknya bukaan jendela kaca membuat bangunan memiliki kesan yang terbuka dan welcoming.

Travertine Dream House


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter