article / Building / INDUSTRIAL HOUSE: RUMAH DENGAN MATERIAL EKSPOS YANG KOHESIF  
20 Oktober 2020 414 Views

INDUSTRIAL HOUSE: RUMAH DENGAN MATERIAL EKSPOS YANG KOHESIF  


Desain rumah biasanya menggambarkan karakter dari penghuninya. Jika mengusung gaya Skandinavia, sudah dipastikan pemilik rumahnya adalah kelompok orang yang minimalis dan tak suka pernak-penik penghias rumah. Jika mengusung gaya Shabby Chic tentu saja penghuninya suka sekali dengan “keramaian” dengan warna-warnanya yang manis.

 

Lalu, bagaimana dengan desain industrial? Desain ini memang jarang diterapkan oleh pemilik rumah. Pasalnya, untuk konsep rumah industrial menuntut penghuni rumahnya untuk melakukan effort lebih ketika membangun dan selalu maintenance secara berkala. Meski demikian sulitnya, masih ada kok yang tetap mengusung konsep rumah industrial. Mereka yang menerapkan rumah industrial mengharapkan terciptanya suasana hangat secara alami di rumah mereka. Kehangatan ini dapat hadir lewat material-material yang biasanya selalu ada di rumah industrial yakni kayu, besi dan tembok tanpa finishing cat.

 

 

Copyright by Designideas.com

Rumah industrial sangat cocok untuk para pria. Desain dengan warna yang gelap dengan material-material kasar merupakan kesukaan pria-pria. Konsep seperti ini memberikan kesan maskulin ke dalam sebuah rumah. Inspirasi di atas menjadi contoh rumah industrial dengan adanya bata merah pada dinding rumah.

 

 

Copyright by Designideas.com

Ciri khas rumah industrial adalah dindingnya yang tak difinisihing. Konsep ini seringkali membuat pemilik rumah takut karena dapat membuat rumah menjadi kotor akibat runtuhan dari materialnya yang tak diaci. Namun, jika didesain dengan tepat, sebenarnya aman-aman saja dengan konsep tersebut.

 

Copyright by Designideas.com

Dinding belakang menggunakan semen tanpa acian. Ini yang paling menguatkan konsep rumah industrial. Tak lupa, pajangan berupa sculpture ditempelkan pada dinding. Lalu, ditambahkan pula material lain yang mencirikan rumah industrial yakni beton pada lantai dan furniture tambahan lainnya.

 

 

Copyright by Designideas.com

Untuk mengusung rumah industrial tak melulu harus menggunakan material khas industri. Kamu bisa sandingkan konsep rumah industrial dengan gaya lainnya, misal gaya tradisional. Contoh di atas menjadi gambaran bila Kamu ingin menggabungkan rumah industrial dengan gaya tradisional dari pelapis lantai.

 

Copyright by Designideas.com

Menampilkan rumah industrial bisa juga hadir lewat furnitur yang digunakan. Lampu dari metal ini, salah satunya. Rantai digunakan sebagai alat menggantung lampunya. Cocok sekali untuk rumah industrial.

 

Copyright by Pinterest.com

Rumah industrial sangat memperhatikan hingga ke detail-detail terkecil. Tangga rumah ini menggunakan railing yang terbuat dari potongan besi. Lalu, material kayunya digunakan sebagai pijakannya.

 

Copyright by Bramblefurniture.com

Ada sesuatu yang unik di rumah industrial. Biasanya, sisi atap rumah industrial tidak ditutupi lagi oleh material penutup atap. Melainkan dibiarkan begitu saja dan tampil apa adanya. Bahkan, terkadang ada yang tidak dicat untuk menampilkan warna asli dari material atapnya.

 

Copyright by Designideas.com

Ciri khas lain dari rumah industrial adalah banyak pemasangan lampu-lampu neon. Lampu-lampu ini dibuat menggantung dengan banyak kabel. Seperti inspirasi di atas, lampu neon digantungkan pada sebuah balok kayu. Konsep ini semakin mirip dengan interior dari pabrik-pabrik industri.

 

Untuk hasil yang maksimal, tetap kunjungi Furnizing.com untuk mengupgrade berbagai macam informasi mengenai dekorasi rumah dan inspirasi desain rumah idaman kamu yah, kamu juga dapat menemukan banyak inspirasi desain lainnya di Furnizing.com. Selamat bereksplorasi untuk mendekor kebahagiaan kamu yah!


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
M. Choirul Maruf
Content writer, art enthusiast, loves to write to heal und liebe alles über Deutschland

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter