article / Building / O House: Rumah Ramping Ala Tower yang Transparan dan Serba Putih yang Menyatu dengan Pemandangan Perkotaan karya Hideyuki Nakayama
23 Oktober 2017 1K Views

O House: Rumah Ramping Ala Tower yang Transparan dan Serba Putih yang Menyatu dengan Pemandangan Perkotaan karya Hideyuki Nakayama

Jepang memang tidak pernah berhenti menyajikan keunikannya. Desain rumah unik dan sederhana ini bernama O House. Didesain oleh Hideyuki Nakayama, proyek tahun 2009 ini memiliki luas area lahan sekitar 59.71 meter persegi. Berada di salah satu kota yang terkenal kental akan budaya yaitu Kyoto.

Rumah ini dibangun dengan desain ramping dengan ketinggian dua lantai yang tampak monumental. Rumah ini terbagi dengan beberapa bentuk yaitu massa bangunan utama yang tinggi dan massa bangunan kecil lainnya yang tampak menompang bangunan utamanya. Bentuknya yang melengkung pun menjadikannya tampak unik. Ditambah lagi fasad depan bangunan yang transparan dengan balutan kain tirai memanjang menunjukkan isi dalam bangunan yang putih bersih.

Pada bagian massa utama, area tengah yang berupa koridor dijadikan lobi. Lalu ruangan utama lainnya berada di massa bangunan lainnya. Koridor lobi rumah merupakan akses utama ke berbagai pintu menuju ruangan lainnya. Pada lantai dasar rumah ini terdiri dari lobi atau ruang tamu, kamar mandi yang dilengkapi bath tub, ruang makan, dapur, dan berbagai taman di selatan, barat dan utara bangunan. Sedangkan untuk lantai duanya difungsikan sebagai kamar tidur.


Banyaknya taman di sekitar rumah ini menjadikan rumah saling menyatu dengan keadaan sekitarnya. Berjalan di dalam rumah ke depan dan belakang, keduanya menghadirkan suasana alam. Jika dilihat dari luar, para tetangga dapat melihat bentukan massa rumah dari berbagai sudut. Tentunya setiap sisi menunjukkan kesan yang berbeda pula.

Rumah dapat terlihat seperti tower atau bahkan istana jika dilihat dari arah tertentu. Massa yang ramping namun memenuhi aktivitas di dalam rumah. Keunikan selain bentuknya yang ramping adalah massa bangunannya yang melengkung.


Tangga melingkar menuju lantai dua berada di area dapur yang bersebelahan dengan taman di belakang rumah ini. Lantai dua yang memang dikhususkan untuk ruang beristirahat ini memiliki interior yang simple. Pada lantai duanya terdapat ruang tidur mezanin yang diakses melalui tangga lantai dua.


Pada bagian dalam rumah, lengkungan massa sangat terasa ditambah lagi pola lantai yang disusun diagonal, berbeda dengan bentukan massa ruangan. Berbeda dengan kesan dari luar yang massa bangunannya terpisah-pisah, pada bagian dalam rumah terasa sekali kesinambungan antar ruangan di massa yang berbeda. Hubungan antar ruang dan kesesuaian furniture di dalamnya memberikan keselarasan dalam rumah.

Bentuk atap gablenya dengan pelingkup kaca transparan mengingatkan pada rumah boneka yang terbuka dan dapat dilihat dari luar. Akan tetapi sang arsitek tidak bermaksud untuk menunjukkan keadaan sehari-hari ke luar rumah ataupun sebaliknya.

Arsitek rumah ini berpikiran untuk menyajikan kehidupan dalam rumah dengan memperlihatkan tampak lingkungannya dan keadaan lahannya yang tidak pernah ditunjukkan pada berbagai rumah hunian lainnya. Arsitek ingin membuat rumah hunian menjadi bagian dari visual kota dan lingkungannya dan hal ini diwujudkan dalam bentuk eksterior rumah yang transparan.

sumber: O house


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter