article / Tips & Trick / Olah Sampah untuk Keperluan Rumah
19 Maret 2020 167 Views

Olah Sampah untuk Keperluan Rumah

Plastik merupakan bahan yang paling sulit diurai oleh tanah. Butuh setidaknya 50-100 tahun agar plastik terurai. Padahal penggunaan plastik di dunia begitu besar. Di Indonesia, 64 juta ton sampah plastik di produksi setiap tahunnya, yang mana sebesar 3,2 juta ton sampah plastik berakhir di laut. Tentu saja ini bukan pertanda baik, sehingga kampanye mengurangi sampah plastik menjadi semakin gencar dilakukan di masyarakat. Kantung plastik mulai diganti dengan kantung kain, sedotan plastik diganti dengan sedotan stainless steel, masyarakat juga mulai menggunakan tumbler dan tempat makan ketika membeli makanan ringan.


Langkah-langkah di atas memang dapat mengurangi penggunaan sampah plastik. Akan tetapi, bagaimana dengan sampah plastik yang terlanjur ada? Mau tidak mau sampah plastik yang sudah ada harus diolah agar tidak menumpuk. Berikut ini beberapa alternatif mengolah sampah plastik agar menjadi barang yang bermanfaat di rumah anda:


1. Ecobrick
Jika disekitar rumah anda terdapat sampah plastik seperti botol kemasan air mineral, kemasan makanan ringan, sedotan, kantung plastik, jangan buru-buru dibuang. Sampah plastik tersebut dapat diolah menjadi ecobrick. Ecobrick dilakukan dengan cara memasukkan sampah-sampah ke dalam botol plastik hingga botol plastik menjadi padat. Botol plastik yang sudah padat tadi kemudian disusun menjadi barang yang bermanfaat, seperti pagar taman, furnitur, bahkan menjadi dinding bangunan. Cara membuat ecobrick tidaklah sulit. Anda cukup mempersiapkan botol plastik, sampah plastik dalam keadaan bersih dan kering. Jangan ada sisa air, minyak, atau kotoran lain pada sampah yang dikumpulkan. Setelah itu, isi setiap botol plastik dengan sampah-sampah yang sudah dibersihkan tadi. Isi botol hingga padat. Usahakan botol plastik yang digunakan berukuran dan berbentuk sama. Rekatkan botol-botol yang sudah padat tadi membentuk benda yang anda butuhkan. Misalnya kursi, meja, pembatas taman. Banyaknya botol yang dibutuhkan disesuaikan dengan furnitur apa yang ingin ada buat. Semakin besar furniture yang ingin anda buat, semakin banyak pula botol-botol yang harus anda siapkan.

sumber : colombiareports.com


sumber : ecobrickssa.org


 

2. Pot Tanaman
Bukan hal yang asing lagi memanfaatkan sampah plastik menjadi pot tanaman. Pot tanamanan dapat menggunakan berbagai jenis sampah plastik, seperti botol plastik, kemasan minuman, plastik bekas minyak goreng, dan kemasan detergen. Jika di sekitar rumah terdapat plastik bekas botol air mineral, anda dapat memanfatkan menjadi pot. Anda dapat memanfaatkan satu botol utuh, maupun membagi botol tersebut menjadi dua bagian terlebih dahulu. Setelah itu beri lubang-lubang kecil pada tubuh botol. Fungsi botol tersebut sebagai aliran air. Tambahkan tanah sebagai media tanam, dan bibit ke dalamnya. Anda dapat mengerahkan daya kreativitas yang ada dengan menghias dan membuat botol menjadi lebih indah.


sumber : semenrajawali.com

 


Cara pengolahan yang sama juga berlaku untuk bahan sampah lainnya. Apapun bahan plastiknya, satu hal yang perlu dipastikan ketika mengolahnya menjadi pot tanaman adalah beri lubang untuk aliran air.


sumber : wordpress.com

 

3 .Keranjang dari Plastik
Di sekitar rumah anda terdapat banyak kantung plastik bekas belanja di swalayan? Anda dapat memanfaatkannya menjadi keranjang plastik serbaguna. Caranya sangat mudah untuk diikuti. Pertama-tama anda harus menyiapkan kantung plastik. Banyaknya kantung plastik tergantung dari besar keranjang yang ingin anda buat. Setelah kantung plastik terkumpul, anda dapat mempotong-potong secara memanjang.



sumber : p-dit.com

 

Kepang potongan plastik. Karena akan dikepang, maka setidaknya anda memerlukan tiga bagian plastik. Panjang kepangan sampah plastik tergantung dari keranjang yang ingin dibuat. Penting untuk mengetahui, kepangan yang kendor akan menyulitkan anda dalam ketika akan menjahitnya dengan alas keranjang nantinya. Sedangkan kepangan yang terlalu ketat akan membuat kepangan menjadi kecil dan kehilangan teksut indahnya.

sumber : photobucket.com

 

Setelah kepangan plastik memanjang terbentuk. Bentuk kepangan tersebut menjadi sebuah keranjang dengan cara menjahitnya. Mula-mula buatlah dari alas keranjang terlebih dahulu. Setelah itu bagian samping keranjang. Setelah semua selesai keranjang siap digunakan.
 
Sumber :
https://www.ecobricks.org/
https://www.instructables.com/id/Make-a-basket-out-of-plastic-bags/
https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/19/21151811/indonesia-penyumbang-sampah-plastik-terbesar-kedua-di-dunia


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Apriliahome
Aprilia Home adalah perusahaan furniture yang berdiri sejak 3 Januari 2017 di Kota Yogyakarta. Dimana perusahaan ini menggunakan olahan limbah tidak terpakai dari Jogja Foamindo sebagai bahan utama hingga menghasilkan produk yang berkualitas. Aprilia Home merupakan sister company dari Jogja Foamindo. Limbah foam dari Jogja Foamindo yang tidak terpakai digunakan oleh Aprilia Home sebagai bahan utama (foam) untuk memproduksi berbagai macam produk seperti poufs, pillows, dan small furnitures yang diperlukan untuk hunian maupun perkantoran. Produk yang kami tawarkan memiliki kualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Aprilia Home merupakan perusahaan lokal yang menerapkan sistem locally produced. Aprilia Home memproduksi furniture berbahan dasar limbah foam (busa) yang diperoleh dari Jogja Foamindo. Foam yang sudah tidak terpakai tersebut kemudian melalui proses daur ulang hingga menjadi cacahan foam yang akan menjadi bahan baku utama dalam pembuatan furniture yang berkualitas tinggi. Cacahan foam tersebut tidak cepat kempis sehingga lebih nyaman digunakan karena lebih empuk, kuat, dan tahan lama dalam pemakaiannya. Tingkat keempukannya pun dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen. Demi menjaga kualitas agar selalu terjamin, proses pembuatan dan pembentukan pola dilakukan secara teliti. Selain itu, proses pencacahan foam menggunakan mesin dengan memberdayakan tenaga kerja lokal yang bertempat tinggal disekitar Aprilia Home. Sebelum dipasarkan setiap produk Aprilia Home selalu melalui quality control yang ketat untuk menjamin mutu dan kualitas produk demi kepuasan konsumen.

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter