article / Building / The Minim House: Rumah Kecil Unik yang Menyerupai Karavan
25 April 2019 3K Views

The Minim House: Rumah Kecil Unik yang Menyerupai Karavan

Lahan hunian yang makin mahal menuntut kita untuk memiliki rumah berukuran kecil namun dapat memenuhi kegiatan sehari-hari. Dengan mengambil kesempatan itu, studio arsitektur di Washington DC memperjual belikan desain rumah mikro mereka yang dinamai dengan minim house. Minim house ini sendiri diambil dari kata minimal dimana rumah dalam satu ruangan dapat difungsikan sebagai dapur, kamar mandi, kamar tidur, area kerja, area makan, dan area bersantai.

Studio ini sendiri sudah mengeluarkan dua macam rancangan desain yang terinspirasi dari mobil karavan. Minim house yang pertama yaitu berukuran 19 meter persegi dengan bangunan yang dapat dikaitkan dengan trailer angkut. Lalu desain kedua yang bernama minim house 2.0 dengan luasan 25 meter persegi dan diperkuat dengan pondasi tambahan.

Minim house ini pertama kali dibuat tahun 2013 didesain oleh Foundry Architect berkolaborasi dengan perusahaan konstruksi Element Building Company. Minim house original dan versi 2.0 memiliki beberapa perbedaan dari yang pertama baik dari ukuran, pondasi bangunan, ukuran tempat tidur, kamar mandi, dan juga jendelanya.

Satu ruangan dengan banyak fungsi sudah bukan rahasia umum lagi. Hampir serupa dengan rumah mungil lainnya, furniture perlu didesain sangat fleksibel untuk segala kebutuhan. Tidak hanya sebagai smart furniture, desainnya juga harus tetap menunjukkan desain yang cantik sehingga ruangan dapat terlihat lebih indah.

Ruangan yang kecil jika tidak didesain dengan sebaik mungkin hanya akan terlihat kotor, rapi, dan juga tidak nyaman. Maka dari itu Minim House menawarkan desain yang mempermudah untuk menata ruangan.

Jika kita perhatikan, rumah ini memiliki satu elemen yang menarik perhatian pada lantai kayunya. Yaitu lempengan besi yang memiliki lubang di dalamnya. Letaknya yang tersebar di beberapa tempat di ruangan memiliki fungsi untuk meletakkan meja. Meja dapat diubah menjadi meja bar, meja kerja, meja makan, dan juga meja kopi.


Tempat tidur dibuat dengan sistem geser dengan roda di bawah kasurnya. Ukuran tempat tidur yang mencapai queen size itu dapat disembunyikan dibawah ruang kerjanya. Simple dan menghemat ruang.

Di sebelah ruang kerja terdapat ruang kamar mandi yang didesain seminimal mungkin. Terdapat toilet, wastafel dan juga shower pada area mandi ini. Dilapisi dengan material berbahan stainless steel dikarenakan area ini merupakan area basah. Terlihat modern dan minimalis. Terdapat dua tirai putih di dalam dan luar kamar mandi sebagai pembatas area kamar mandi.

Kembali lagi ke area ruang utama. Ruangan ini juga merupakan area menonton dengan menggunakan layar proyeksi yang juga berfungsi sebagai tirai penutup jendela kacanya. Sehingga kamu tidak perlu bingung meletakkan televisi di dalam rumahmu.


Untuk area dapur, didesain dengan sangat baik menggunakan material stainless steel pada kabinnya dan kayu pada pelapis mejanya. Dilengkapi dengan kulkas mini dan juga oven di ujung meja dapur. Rak terbuka yang di letakkan di dinding bertujuan untuk memudahkan pemilik untuk menyimpan bahan masakan ataupun makanan didalam toples. Mudah dilihat dan juga tidak repot saat diambil.

Meja dapur yang terbuat dari kayu walnut memberikan warna gelap yang cantik. Kaca pada bagian dapur dibuat selebar mungkin sehingga memaksimalkan pencahayaan pada area ini yang tentunya dapat ditutup dengan tirai gulungnya.


Hal menarik lainnya pada area dapur adalah kompornya yang dapat ditutup sehingga menjadi meja yang lebar di dapur. Pemilik pun bisa meletakkan berbagai makanan di meja yang luas ini.

Tenaga listrik di rumah ini sudah terbilang cukup maju yaitu menggunakan panel tenaga surya. Panel ini diletakkan di bagian atap rumah sehingga ketika pagi hingga sore hari akan mengumpulkan banyak energi cahaya yang diolah menjadi aliran listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah.

Untuk sistem air, rumah ini juga memberikan solusi yang canggih juga. Dengan mengumpulkan air hujan dari atap, air akan disaring sehingga dapat digunakan untuk mandi dan juga flushing. Jika penggunaan air masih kurang, tempat penyimpanan tersembunyi satu ini akan membuatmu mengerti mengapa rumah yang dapat berpindah ini dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Yup! Kembali lagi ke dalam rumah, area tempat duduk yang panjang itu tentunya cukup mencurigakan. Dengan memanfaatkan ruang didalam kursi, tersedialah tempat penyimpanan air yang mampu menyimpan air sebanyak 40 galon (151 liter). Keseluruhan desain rumah ternyata dipikirkan matang-matang hingga penggunaan sehari-harinya.

Gambar kerja rumah ini sudah dapat dibandrol dengan harga $495 atau sekitar Rp 6.650.000,00. Perusahaan pun menawarkan jasa pembangunannya juga dengan harga $70.000 atau setara dengan Rp 938.000.000,00. Jadi apa kamu tertarik untuk membeli dan membangun rumah portabel ini?

sumber foto: minim house | minimal


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Sarah Dwi Putri
A dreamer | Art | Travel | Architecture | Writer | Filmaker

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter