ARTICLE / Rooftop / Keunikan Gaya Jepang dan Tiongkok dalam Desain Rooftop
3K views

Keunikan Gaya Jepang dan Tiongkok dalam Desain Rooftop

featured-image

Membuat desain rooftop memang kadang menjadi sebuah tantangan tersendiri karena bentuk dari ruangannya sendiri sudah berbeda ketimbang kita mendesain kamar. Akan tetapi bagaimana bila kita mencoba untuk menggabungkan 2 gaya yang berasal dari Jepang dan juga Tiongkok. Dengan menggabungkan elemen desain dari Jepang dan Tiongkok ke dalam sebuah rooftop kita dapat menciptakan ruang yang unik, estetis, dan menenangkan. Kedua gaya ini memiliki ciri khas tersendiri yang kuat dalam membangun suasana, membuat rooftop ini tidak hanya sekadar tempat berkumpul, tetapi juga sarana pengalaman budaya yang mendalam. Berikut adalah keunikan dari dua gaya tersebut:

1. Gaya Jepang – Suasana Tenang dan Minimalis

Source

Gaya Jepang dalam mendesain rooftop dapat memberikan ciri khas yaitu ketenangan dan kedamaian dengan konsep minimalis yang berfokus pada kesederhanaan dan harmoni.

  • Keunikan Suasana:
    Desain yang berasal dari Jepang memang sudah terkenal dengan suasana damai dan meditasi yang dihasilkan dari tata letak yang sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Dalam rooftop bergaya Jepang, suasana tenang tercipta melalui penggunaan material alami, warna-warna netral, dan penataan ruang yang rapi. Taman Zen, yang terdiri dari pasir, batu, dan pola alur rapi, menjadi salah satu elemen utama yang mendefinisikan gaya ini. Pola pada taman Zen sering diatur sebagai simbol dari arus kehidupan dan keseimbangan yang konstan. Di tengah hiruk-pikuk perkotaan, rooftop ini memberikan tempat untuk melarikan diri dari kebisingan dan merasakan kedamaian.

  • Estetika Ruang: Desain Jepang biasanya akan lebih menonjolkan warna-warna lembut seperti coklat kayu, putih, dan abu-abu, yang menghadirkan sebuah kesan alami dan sederhana. Tempat duduk lesehan dengan bantal tatami serta meja rendah merupakan elemen penting yang memperkuat kesan minimalis. Lentera kertas (chochin) yang digantung pada beberapa sudut rooftop memberikan pencahayaan hangat dan lembut di malam hari. Selain itu, tanaman bonsai dan pohon bambu ditempatkan dengan cermat untuk memberikan sentuhan hijau alami yang mendukung estetika sederhana namun elegan. Rooftop bergaya Jepang ini cocok bagi mereka yang membutuhkan tempat tenang.

2. Gaya Tiongkok – Suasana Megah dan Simbolis

Source

Di sisi lain, gaya Tiongkok dalam desain rooftop lebih kepada menonjolkan kesan megah, penuh simbolisme, dan kaya akan detail. Gaya ini membawakan sentuhan dramatis dan artistik yang khas budaya Tiongkok ke dalam ruang terbuka.

  • Keunikan Suasana:
    Suasana rooftop yang dapat dihasilkan dengan gaya Tiongkok penuh dengan energi positif yang diwakilkan oleh warna-warna cerah dan juga simbol-simbol keberuntungan. Warna - warna seperti merah, emas, dan hijau sering kali mendominasi, yang mana patung atau ukiran naga, simbol pelindung yang membawa keberuntungan, memperkuat unsur simbolis yang khas budaya Tiongkok. Dalam desain rooftop ini, suasana terasa lebih hidup dan menyambut, menciptakan ruang yang cocok untuk berkumpul bersama keluarga dan teman.

  • Estetika Ruang: Estetika gaya Tiongkok berfokus pada dekorasi yang kaya akan detail, seperti ukiran kayu yang rumit, lentera merah, dan atap bergaya pagoda dengan ujung melengkung yang ikonik. Ornamen-ornamen ini dapat memberikan sebuah tampilan klasik yang dramatis dan menarik perhatian. Area duduk biasanya terdiri dari kursi dan meja berukiran indah dengan warna-warna hangat dan aksen emas. Lentera merah, baik digantung atau diletakkan di sudut-sudut rooftop, dapat memberikan pencahayaan yang menambah suasana dramatis, terutama di malam hari. Patung singa atau bahkan elemen batu berbentuk ikan koi sering ditambahkan sebagai simbol perlindungan dan keberuntungan, memberikan sentuhan otentik yang mendalam.

 

Menghidupkan Filosofi Jepang dan Tiongkok di Desain Rooftop

Kita dapat mendesain rooftop dengan inspirasi Jepang dan Tiongkok akan tetapi hal tersebut tidak hanya menambah estetika visual, tetapi juga dapat menciptakan sebuah ruang dengan nilai filosofis yang mendalam. Kedua budaya ini kaya akan simbolisme, dan setiap elemen desain biasanya memiliki makna tersendiri. Dengan pendekatan yang benar, rooftop tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga menjadi tempat berinteraksi dan memahami dua budaya Asia yang kaya akan tradisi.

Filosofi Jepang: Kehidupan dalam Kesederhanaan dan Keseimbangan Alam

Gaya desain yang berasal dari Jepang sangat menekankan pentingnya hubungan antara manusia dan juga alam. Di Jepang sendiri ada sebuah filosofi yang disebut sebagai wabi-sabi, yaitu apresiasi terhadap keindahan dalam ketidaksempurnaan, hal ini yang dapat mempengaruhi desain Jepang secara keseluruhan. Rooftop bergaya Jepang yang dirancang dengan konsep wabi-sabi tidak akan berlebihan dalam dekorasi. Sebaliknya, desain akan difokuskan pada keaslian material seperti kayu mentah, batu alam, dan tanah liat, yang mengundang ketenangan.

Elemen air dalam gaya Jepang biasanya diwujudkan dalam bentuk kolam kecil atau air mancur sederhana, yang menambah suasana tenang. Air yang mengalir di rooftop juga memiliki fungsi psikologis, memberikan efek relaksasi melalui suara gemericik yang terus-menerus. Selain itu, penggunaan batu-batu besar dan tanaman hijau diatur secara asimetris untuk mencerminkan keindahan alam yang tidak terduga. Pada malam hari, suasana rooftop dapat diperkaya dengan penggunaan lentera batu, memberikan cahaya hangat yang terpantul lembut dari permukaan air, memperdalam kesan tenang

Filosofi Tiongkok: Keberuntungan, Keseimbangan, dan Simbolisme

selain itu, filosofi Tiongkok yang banyak dipengaruhi oleh ajaran Feng Shui memberikan sebuah panduan tentang bagaimana sebuah ruang dapat membawa keberuntungan dan keseimbangan energi. Dalam desain rooftop, gaya Tiongkok sering kali memasukkan elemen-elemen seperti patung naga, singa, atau ikan koi, yang masing-masing dari patung tersebut melambangkan perlindungan, keberuntungan, dan ketekunan. Ornamen ini ditempatkan pada area strategis untuk dapat menjaga harmoni dan aliran energi positif.

Rooftop bergaya Tiongkok juga biasanya kaya warna, terutama merah dan emas. Kedua warna ini dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran. Merah, selain menjadi simbol keberanian, juga memberikan daya tarik visual yang kuat, sementara emas menciptakan kesan kemewahan dan elegansi. Meja dan kursi kayu yang dicat atau diukir dengan motif khas Tiongkok, seperti awan atau bunga peony, akan memberikan sentuhan artistik yang khas.

Memberikan Dua Gaya dalam Satu Rooftop

Source

Munkin akan sedikit kesusahan untuk dapat menerapkan 2 gaya secara bercamaan akan tetapi hal tersebut masih bisa di lakukan. gaya Jepang dan Tiongkok dalam satu rooftop dapat menciptakan sebuah ruang yang unik dengan perpaduan dua atmosfer: tenang dan meditatif ala Jepang, serta hidup dan simbolis khas Tiongkok.

  • Ruang Bersantai dan Meditasi: Pertama kita dapat membangun sebuah taman Zen dari gaya Jepang yang digunakan sebagai zona meditasi, kemudian dilengkapi dengan tempat duduk lesehan. Sementara itu, area duduk kita dapat menggunakan gaya Tiongkok yang bisa menjadi tempat berkumpul dan bersosialisasi, memberikan ruang multifungsi yang mengundang banyak aktivitas.

  • Pencahayaan yang Beragam: Kombinasi antara lentera kertas Jepang dan lentera merah Tiongkok akan dapat menciptakan sebuah tampilan rooftop yang menenangkan sekaligus dramatis saat malam tiba, serta dapat memberikan pengalaman berbeda saat berpindah dari satu area ke area lainnya.

  • Kolam Air sebagai Penyatuan: Kolam ikan koi atau air terjun mini dapat menjadi elemen penyeimbang yang menampilkan perpaduan antara dua gaya, dengan tanaman khas dari masing-masing budaya di sekelilingnya, menciptakan harmoni antara elemen air dan alam yang seimbang.

 

Kesimpulan

Desain rooftop dengan perpaduan gaya Jepang dan Tiongkok menciptakan ruang yang unik, memadukan ketenangan dan keseimbangan ala Jepang dengan energi dan kemewahan khas Tiongkok. Rooftop bergaya Jepang menghadirkan suasana tenang  melalui elemen-elemen alami dan minimalis, menjadikannya ideal untuk tempat relaksasi atau meditasi. Sementara itu, elemen-elemen Tiongkok yang kaya simbolisme dan warna cerah menciptakan ruang yang hidup dan penuh makna, sempurna untuk acara kumpul keluarga atau pertemuan sosial. Dengan melakukan penggabungan dua gaya ini tidak hanya memberikan variasi fungsi pada rooftop, tetapi juga menawarkan pengalaman budaya yang mendalam dan harmonis. Dengan penataan yang seimbang, rooftop ini menjadi oasis yang menghubungkan kita dengan alam sekaligus menghadirkan nuansa budaya Asia yang kaya. Rooftop semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai tempat refleksi dan perayaan akan keindahan dua budaya yang saling melengkapi.

invisible hit counter